Pasang Waterproofing Coating Dak Beton
By admin

Pasang Waterproofing Coating Dak Beton

Dak beton merupakan bagian bangunan yang paling sering terkena panas matahari, hujan, dan perubahan suhu. Kondisi tersebut dapat memicu munculnya retakan serta membuat air meresap ke dalam beton. Jika dibiarkan, rembesan air dapat merusak plafon, dinding, cat, hingga tulangan di dalam struktur.

Salah satu solusi yang dapat berguna untuk melindungi area tersebut adalah memasang waterproofing coating pada dak beton. Lapisan ini membantu menutup pori-pori dan retakan halus sehingga air tidak mudah masuk ke dalam bangunan. Waterproofing coating adalah material pelapis kedap air yang di aplikasikan langsung pada permukaan beton. Setelah mengering, material akan membentuk lapisan pelindung yang menahan masuknya air.

Mengapa Dak Beton Membutuhkan Waterproofing?

Beberapa kondisi yang membuat dak beton membutuhkan waterproofing antara lain:

  • Muncul rembesan pada plafon di bawah dak.
  • Terdapat retakan rambut pada permukaan beton.
  • Air menggenang setelah hujan.
  • Lapisan waterproofing lama mulai mengelupas.
  • Permukaan dak belum memiliki perlindungan kedap air.
  • Cat plafon atau dinding mulai menggelembung.
  • Terdapat noda lembap, jamur, atau perubahan warna.

Keunggulan Waterproofing Coating untuk Dak Beton

  • Membantu Mencegah Rembesan Air: Lapisan waterproofing menutup pori-pori permukaan beton sehingga air hujan tidak mudah masuk ke dalam struktur.
  • Dapat Mengikuti Bentuk Permukaan: Material coating di aplikasikan menggunakan kuas, roller, atau alat semprot. Metode ini memudahkan aplikasi pada sudut, sambungan, area sempit, dan juga permukaan dengan bentuk yang tidak beraturan.
  • Melindungi Beton dari Paparan Cuaca: Waterproofing membantu melindungi dak beton dari air hujan, kelembapan, dan perubahan suhu. Perlindungan tersebut dapat membantu mempertahankan kondisi permukaan beton.
  • Perawatan Relatif Mudah: Apabila menemukan kerusakan lokal, aplikator dapat melakukan pemeriksaan dan perbaikan pada area tertentu. Namun, penyebab kerusakan tetap harus diketahui sebelum lapisan baru diaplikasikan.
  • Pilihan Material Beragam: Setiap proyek memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu, jenis waterproofing dapat dipilih berdasarkan lokasi, kondisi beton, tingkat genangan, dan kebutuhan ketahanan lapisan.

Jenis waterproofing ini aplikasinya pada beberapa area berikut:

  • Dak beton
  • Atap beton
  • Balkon
  • Teras
  • Talang beton
  • Kamar mandi
  • Area servis
  • Dinding luar bangunan
  • Area yang sering terkena hujan

Tahapan Pasang Waterproofing

  1. Pemeriksaan Kondisi Dak Beton
    Tim aplikator memeriksa kondisi permukaan, retakan, sambungan beton, titik pembuangan air, sudut pertemuan lantai dan dinding, juga area yang mengalami rembesan.
  2. Pembersihan Permukaan
    Permukaan dak harus bersih dari debu, minyak, lumut, sisa cat, lapisan lama yang terkelupas, serta material lain yang dapat mengurangi daya rekat waterproofing.
  3. Perbaikan Retakan dan Kerusakan Beton
    Retakan, lubang, honeycomb, serta bagian beton yang rapuh perlu diperbaiki terlebih dahulu. Retakan aktif dan retakan pasif dapat membutuhkan metode penanganan yang berbeda.
  4. Perbaikan Kemiringan dan Drainase
    Air yang terus menggenang dapat mempercepat kerusakan lapisan waterproofing. Oleh karena itu, dak beton harus memiliki kemiringan yang cukup menuju floor drain atau saluran pembuangan.
  5. Aplikasi Primer
    Beberapa jenis waterproofing membutuhkan primer untuk meningkatkan daya rekat antara material dan juga permukaan beton. Penggunaan primer harus mengikuti sistem serta petunjuk teknis produk.
  6. Aplikasi Lapisan Waterproofing
    Waterproofing pengaplikasiannya secara merata sesuai jumlah lapisan dan ketebalan yang telah ditentukan. Aplikasi lapisan berikutnya lalu setelah lapisan sebelumnya mencapai kondisi yang sesuai syarat.
  7. Proses Pengeringan
    Lapisan waterproofing harus terlindungi dari hujan, genangan, debu, dan aktivitas pekerjaan selama proses pengeringan. Waktu pengeringan mengikuti jenis material dan kondisi lingkungan.
  8. Pemasangan Lapisan Pelindung
    Beberapa sistem waterproofing membutuhkan screed, mortar pelindung, coating tambahan, atau lapisan finishing. Lapisan tersebut berfungsi melindungi waterproofing dari benturan, lalu lintas pekerja, dan paparan langsung.
Pasang Waterproofing Coating
Pasang Waterproofing Coating Beton

Baca juga artikel lainnya terkait Jasa Rigit Beton Professional

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memasang Waterproofing

  • Aplikasi dilakukan pada permukaan yang kotor.
  • Retakan beton tidak diperbaiki terlebih dahulu.
  • Material diaplikasikan terlalu tipis.
  • Waktu tunggu antarlapisan tidak sesuai.
  • Area sudut dan sambungan tidak diperkuat.
  • Waterproofing di aplikasikan saat hujan.
  • Tidak dilakukan pemeriksaan pada saluran pembuangan.
  • Lapisan belum kering tetapi sudah terkena air.
  • Jenis material tidak sesuai dengan kondisi area.
  • Waterproofing tidak dilindungi dari aktivitas pekerjaan lainnya.
Jasa Pasang Waterproofing Coating Dak Beton

Bangun Bersama Abadi melayani pemasangan dan perbaikan waterproofing untuk dak beton, atap beton, balkon, kamar mandi, talang, basement, kolam, serta berbagai area bangunan lainnya. Pekerjaan mulai dengan pemeriksaan kondisi permukaan dan juga identifikasi sumber kebocoran. Tim kemudian menentukan metode perbaikan serta jenis material yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Kami melayani kebutuhan waterproofing untuk rumah tinggal, gedung perkantoran, apartemen, hotel, pabrik, gudang, pusat perbelanjaan, dan bangunan komersial lainnya.

Untuk konsultasi dan juga layanan jasa kami bisa hubungi 0812 8000 6132 atau email bangunbersamaabadi@gmail.com

  • No Comments
  • September 21, 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Buka WA
CS Aplikator Waterproofing
Selamat datang di Aplikator Interior